kiamat itu ada di dalam diri

Apa artinya hidup kalau cuma lahir – besar – mati kalau cuma menjalani dan menerima keadaan. Tanpa mencoba berbuat sesuatu yang akan bermanfaat bagi dunia dan umat manusia. Begitu banyak misteri, persoalan, dan ancaman yang ada di depan mata, tapi kenapa memilih diam, diam demi sebuah kedamaian dan ketenangan. Apakah ini arti kehidupan? mengikuti sistem, membuat generasi baru, mencari harta, memastikan ketenangan hidup dan mengajarkan kembali ajaran yang sama. Membuatnya menjadi sebuah infinite loop kedamaian dan kepastian palsu hingga menunggu matahari mati dan menunggu kiamat tiba. Sepertinya kiamat yang sebenarnya adalah ketika manusia berhenti berpikir dan berkarya demi sebuah pencapaian baru. Apakah diriku sudah kiamat? Apakah dirimu sudah kiamat? apakah kita semua sudah kiamat?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>